July 16, 2024
Harga Telur Ayam Buras Alami Kenaikan

Harga Telur Ayam Buras Alami Kenaikan

Meskipun Ramadhan masih beberapa bulan, namun beberapa kebutuhan pokok mulai alami kenaikan harganya, salah satunya terjadi pada telur jenis ayam buras yang disetiap harinya alami kenaikan harga

 

Reporter Ainur Rofiq
Excusive indept at IBM Research

 

Lamongan: setelah langkanya minyak goreng, kini harga telur jenis ayam buras terus alami kenaikan harganya di berbagai pasar tradisional di wilayah kabupaten Lamongan. (Sabtu,19/2/2022).

Meskipun Ramadhan masih beberapa bulan, namun beberapa kebutuhan pokok mulai alami kenaikan harganya, salah satunya terjadi pada telur jenis ayam buras yang disetiap harinya alami kenaikan harga.

Menurut Nur kumala sari (salah satu pedagang telur di pasar tradisional Sukodadi), mengatakan terkait naiknya harga telur jenis ayam buras.

 

Mulai Naik semenjak 3 hari

“Naiknya harga telur jenis ayam buras terjadi semenjak 3 hari yang lalu tepatnya rabu tanggal 16/2/2022”, tuturnya kepada awak media ini.

“Harga telur dari Rp.16.500 dari kandang dan ditingkat grosir terus naik menjadi Rp,17.500, dan kini menjadi 18.800 dikandang dan digrosir”, lanjutnya.

 

Di setiap menjelang ramadhan

Kumala juga menegaskan terkait naiknya harga telur ini hampir di setiap tahunnya jelang ramadhan namun untuk kali ini dirasa terlalu cepat.

“Terkait naiknya harga telur jenis ayam buras memang terjadi disetiap tahunnya dijelang hari hari besar khususnya bulan ramadhan, namun kali ini saya rasa terlalu cepat dan dini lantaran bulan ramadhan masih beberapa bulan”,  paparnya

“Harga jual telur sekarang ditingkat pengecer sudah mencapai 21000/kg”, sebutnya.

 

Berharap stabil

*Berharap agar harga setabil*

Kumala juga menuturkan sekaligus berharap kepada pemerintah serta dinas terkait agar melakukan tindakan supaya harga dipasar bisa setabil dan terkontrol.

 

Pantauan stabil

“Kami selaku pedagang kecil berharap kepada Pemerintah serta Dinas terkait agar terus melakukan pemantauan serta tindakan agar harga kebutuhan pokok khususya telur jenis ayam buras bisa tetap stabil”, harapnya.

“Karena kalau mulai sekarang harga telur mengalami kenaikan terus menerus, bisa barang tentu dijelang Ramadhan harga telur melambung tinggi”.tandasnya.

 

Penyebabnya

Saat ditanya terkait sebab naiknya harga telur jenis ayam buras dirinya tidak mengetahui.

“Soal naiknya harga telur yang menjadi penyebabnya saya tidak tahu sama sekali, padahal harga jagung jenis giling kemarin sudah mulai turun kok kenapa telur malah naik”, pugkasnya.

 

Pantauan harga di beberapa pasar tradisional

Dari pantauan harga dibeberapa pasar tradisional wilayah kabupaten Lamongan harga telur jenis ayam buras di pasar tradisional sukodadi Rp. 21.000/kg, di pasar tradisional Sugio Rp. 21.500/kg, di pasar tradisional Moropelang Rp. 21.000/kg, dipasar tradisional Karanggeneng Rp. 21.500/kg dan di pasar tradisional Babad Rp. 21.000/kg.