July 16, 2024
Inovasi Kesehatan  ala RSUD Soegiri Lamongan

Inovasi Kesehatan ala RSUD Soegiri Lamongan

Untuk mendapatkan layanan Soegiri Fast, cukup membayar biaya antara Rp.10-15 ribu (dalam kota Rp.10 ribu, luar kota antara Rp 12.500 sampai Rp 15 ribu) dan obat akan diantar pada hari itu juga

 

Reporter Pra Investigasi
Editor Imam Ahmad Bashori Al-Muhajir

 

Lamongan : Seiring dengan visi dan misi Kabupaten Lamongan untuk menjadikan kesehatan sebagai Program Unggulan, Pak Yes mengapresiasi inovasi-inovasi yang dilakukan di Lamongan, salah satunya yakni inovasi yang dimunculkan oleh RSUD Dr. Soegiri.

Tidak hanya memunculkan inovasi, RSUD Soegiri melakukan perbaikan infrastruktur untuk memberikan pelayanan yang lebih pada masyarakat. Kamis (24/03/3022).

 

Bupati Yes melakukan pemotongan pita dan prasasti, sebagai simbol permian Gedung ICU, Poli Kecantikan Soegiri Aesthetic layanan antar obat Puasa dan Masjid As-Syifa RSUD Soegiri.

Dia berharap kedepan pelayanan yang diberikan akan sesuai dengan ekspektasi yang diharapkan masyarakat, sehingga mampu menarik minat masyarakat terhadap pelayanan yang ditawarkan.

“Kesehatan ini merupakan program unggulan kita, yakni Lamongan sehat. Esensi dari lamongan sehat itu adalah bagaimana kita terus memperbaiki layanan kesehatan, sarana prasarana, tidak hanya infrastruktur saja, tapi pada setiap layanan yang kita miliki, mulai dari Puskesmas-Puskesmas Pembantu (Pustu). Posyandu sampai Rumah Sakit Rujukan”, tuturnya.

Selain itu juga bagaimana pemerintah hadir di tengah masyarakat, seperti program salah satu yang dimiliki Pemkab Lamongan, yakni Home Care Service, yang menghadirkan pelayanan kesehatan langsung ke rumah warga”, tambahnya.

Selain itu, Pak Yes juga sangat mengapresiasi slogan yang dimiliki RSUD Soegiri, yakni Soegiri, menjadi semakin baik.

“Saya apresiasi terhadap slogan Soegiri menjadi semakin baik, ini, terus digerakkan kepada seluruh karyawan dan manajemen di Soegiri untuk menjadi semangat lebih baik. Hal tersebut juga berlaku untuk semua dinas di Lamongan. Saya juga mengapresiasi apa yang dilakukan untuk terus mengeluarkan inovasi-inovasi, seperti Soegiri Aesthetic, Soegiri Fast, ICU yang terintegrasi dengan Hemodialisis, dan Masjid As-Syifa”, tambahnya.

 

Pada kesempatan tersebut, Direktur RSUD Soegiri dr. Moh Chaidir Annas, bahwa beberapa layanan baru dari RSUD Soegiri dan perbaikan fasilitas umum dilakukan bertujuan untuk meningkatkan layanannya kepada masyarakat.

“Gedung ICU dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas tempat tidur pasien untuk perawatan intensif pasien di rumah sakit.

Lanjut Dr. Moh Chaidir Annas. Poli kecantikan yang merupakan pengembangan dari poli kulit ini memiliki tujuan untuk memenuhi kebutuhan perawatan kecantikan, kami sudah memiliki 3 (tiga) dokter. Ada layanan inovasi baru yang bernama Soegiri Fast, tujuannya adalah agar pelayanan obat di RSUD Soegiri menjadi lebih cepat dan lebih nyaman”, ungkap dr, Annas.

Ditambahkan Dr. Annas bahwa Gedung ICU baru, yang dimiliki juga telah memenuhi syarat yang ditetapkan Kemenkes RI, dari yang sebelumnya hanya memiliki 7 tempat tidur setelah dibangun berkapasitas 27 tempat tidur. Selain itu juga menempatka 1 mesin cuci darah, sehingga pasien yang membutuhkannya dapat langsung dilayani ditempat

Tidak hanya itu untuk mendapatkan layanan Soegiri Fast, diterangkannya bahwa pasien cukup mendaftar di Loket Soegiri Fast, yang terdapat di Apotek farmasi Soegiri, di bagian tengah rumah sakit, dan dibuka mulai jam 09.00-13.00 WIB, dengan membayar biaya antara Rp 10-15 ribu (dalam kota Rp 10 ribu, luar kota antara Rp 12.500 sampai Rp 15 ribu) dan obat akan diantar pada hari itu juga.

Selain membangun Gedung ICU Poli kecantikan, dan memunculkan inovasi pelayanan antar Obat, RSUD Soegiri, juga berupaya untuk memberikan kenyamanan beribadah bagi pasien, keluarga pasien, serta karyawannya dengan membangun Masjid As-Syifa guna meningkatkan daya tampung jamaah.