February 26, 2024
Menggali Motif Tindakan

Menggali Motif Tindakan

Sebagian besar kehidupan seseorang melakukan tindakan berdasarkan motif. Pernahkah Anda mendengar seseorang mengatakan motivasi dan motif dalam waktu berdekatan?.

Dalam bidang psikologi, motif merupakan studi yang sangat menarik untuk dibahas. Karena identik dengan keadaan ego seseorang yang ingin melakukan sesuatu dengan energi penuh, yang tentunya berbeda antara satu individu dan individu lainnya.

Versi lainnya
Motif adalah faktor internal yang membangun, membimbing dan mengintegrasikan perilaku seseorang. Motif timbul dari hasil pembelajaran. Motif juga didasarkan pada emosi dan tidak terlihat dari perilaku yang ditunjukkan.

Dengan munculnya motif tertentu pada diri seseorang, yang disebabkan oleh adanya kebutuhan dalam dirinya sendiri. Jika situasinya sangat penting dan emosional bagi seseorang, mungkin ada beberapa alasan.

Motif merupakan dorongan dalam diri manusia yang timbul dikarenakan adanya kebutuhan-kebutuhan yang ingin dipenuhi oleh manusia tersebut. Motif berasal dari bahasa latin movere yang berarti bergerak atau to move. Karena itu motif diartikan sebagai kekuatan yang terdapat dalam diri organisme yang mendorong untuk berbuat atau driving force.

Motif sebagai pendorong sangat terikat dengan faktor-faktor lain, yang disebut dengan motivasi.

 

MOTIVASI merupakan keadaan dalam diri individu atau organisme yang mendorong perilaku ke arah tujuan.

3 aspek di dalam motivasi yaitu:

  1. Keadaan terdorong dalam diri organisme (a drive state), yaitu kesiapan bergerak karena kebutuhan jasmani, keadaaan lingkungan, atau keadaan mental seperti berpikir dan ingatan.
  2. Perilaku yang timbul dan terarah karena keadaan ini
  3. Tujuan atau “goal” yang dituju oleh perilaku tersebut.

Kriteria motif

Berikut ini adalah motif-motif yang timbul pada diri manusia ketika berkomunikasi:

  1. Motif informatif, yaitu segala sesuatu yang berhubungan dengan hasrat untuk memenuhi kebutuhan akan ilmu pengetahuan.
  2. Motif hiburan, yaitu hal-hal yang berkenaan untuk mendapatkan rasa senang.
  3. Motif integrasi personal, merupakan motif-motif yang timbul akibat keinginan untuk memperteguh status, kredibilitas, rasa percaya diri, dll.
  4. Motif integratif sosial, dimaksudkan untuk memperteguh kontak sosial dengan cara berinteraksi dengan keluarga, teman, orang lain.
    Motif pelarian, merupakan motif pelepasan diri dari rutinitas, rasa bosan, atau ketika sedang sendiri.

Macam-Macam Motif

1. Motif Spontan
Motif spontan berarti seseorang akan belajar karena mereka memiliki keinginan naluriah untuk memperoleh keterampilan tertentu. Contoh yang paling terlihat adalah perkembangan kognitif pada anak-anak, di mana mereka secara spontan mengamati dan mempelajari apa yang ada di lingkungan sebagai bagian dari pembelajaran mereka.

2. Motif Hiburan
Seseorang dapat memiliki alasan atau dorongan belajar karena mereka percaya bahwa belajar itu menyenangkan. Seseorang dengan alasan seperti itu akan melihat proses belajar sebagai sesuatu yang menyenangkan. Satu orang akan mengunjungi museum di waktu luang mereka, sementara proses belajar adalah contoh alasan untuk hiburan.

3. Motif Informatif
Alasan informasi yang menjelaskan ketika seseorang ingin belajar memiliki keinginan yang kuat atau dorongan yang kuat karena mereka membutuhkan informasi baru. Biasanya dorongan ini muncul karena seseorang memiliki kebutuhan untuk mendapatkan informasi ini.

Karena adanya alasan informasi, diharapkan seseorang dapat mengembangkan keterampilan kognitif lebih cepat. Misalnya, seseorang mencari informasi baru dengan membaca koran atau majalah atau menonton TV.

Baca Juga : Komunitas Adalah : Macam-macam, Contoh dan Manfaatnya

4. Motif Pembelajaran
Motif pembelajaran harus disorot untuk kebutuhan belajar orang. Belajar menjadi keinginan seseorang untuk berkembang. Karena itu, proses ini biasanya bekerja dengan sangat baik.

Karena alasan ini disebut sebagai “cherry-picking”, di mana tema pembelajaran yang lebih disukai dipilih. Seorang siswa memilih kegiatan ekstrakurikuler di mana mereka ingin meningkatkan keterampilan mereka. Ini adalah contoh motif pembelajaran.

5. Motif Integrasi Personal
Motof integrasi personal berarti seseorang merasa berkewajiban untuk belajar untuk menjadi orang yang bermanfaat dan lengkap. Ini akan keluar dari kita dan biasanya tanpa paksaan. Misalnya, jika seseorang memutuskan untuk pergi kuliah meskipun bekerja.

6. Motif Integrasi Sosial
Motif integrasi sosial adalah kebalikan dari integrasi pribadi. Seseorang belajar mengapa ada keinginan dari lingkungan dan seseorang akan berusaha untuk memuaskannya. Keberadaan motif ini luas di bidang psikologi pendidikan. Contoh paling sederhana adalah sistem pendidikan, yang mengharuskan sekolah wajib bagi warganya.

Pebedaan Motif dan Motivasi

• Motif dalam psikologi berasal dari bahasa Latin movene, yang berarti bergerak (Cabang: 1964). Menurut Alex Sobur, alasan dalam psikologi, berdasarkan buku psikologi umum (2009: 267), adalah dorongan, keinginan dan kekuatan pendorong itu sendiri.

Menurut psikologi, salah satu alasannya adalah untuk menunjukkan kekuatan yang terkandung dalam organisme yang mendorong kita untuk melakukan sesuatu, atau kekuatan pendorong.

• Motivasi dalam psikologi adalah keadaan dalam individu atau tubuh yang mengarahkan perilaku ke suatu tujuan. Definisi lain dari motivasi dalam psikologi oleh Alex Sobur (2009: 268) Motivasi dalam psikologi adalah untuk menghasilkan motif dalam psikologi, untuk menghasilkan gerakan atau untuk mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu untuk mencapai kepuasan / tujuan.

Fakta Tentang Motif dan Motivasi

1. Motif dan Motivasi Saling Mempengaruhi
Dalam psikologi, motif adalah dorongan untuk melakukan sesuatu atau dapat digambarkan sebagai kekuatan pendorong. Motivasi adalah kekuatan yang mengarahkan atau menyalurkan motif dalam ilmu psikologi untuk perilaku dalam ilmu psikologi yang memiliki tujuan perilaku instrumental.

Motivasi yang ada dalam psikologi memicu perilaku dalam ilmu psikologi yang bertujuan pada tujuan. Perilaku dalam psikologi dikatakan mampu berhenti, tetapi untuk kembali ke keadaan semula ketika sesuatu lebih diperlukan.

Tinjauan Motif Dalam Psikologi, Motif sebagai pendorong umumnya tidak dapat menolaknya sendiri, tetapi bergabung dengan faktor-faktor lain. Hal-hal yang dapat mempengaruhi motivasi bagi psikologi Sadalah. (Alex Sobur: 220

2. Motif adalah Daya Motivasi adalah Proses
Motif dalam psikologi adalah kekuatan dalam diri seseorang yang mendesak mereka untuk melakukan sesuatu atau keadaan seseorang atau organisme yang menyebabkan mereka siap untuk memulai serangkaian perilaku atau tindakan.

Sedangkan motivasi dalam psikologi adalah proses pengaktifan motivasi dalam psikologi dalam tindakan atau perilaku untuk memenuhi kebutuhan dan mencapai tujuan atau keadaan dan ketersediaan di antara orang-orang yang mendorong perilaku untuk melakukan sesuatu untuk mencapai tujuan tertentu .

3. Motif adalah Kebutuhan Motivasi adalah Keinginan
Motif dalam psikologi adalah kebutuhan, keinginan, impuls atau dorongan. Motivasi dalam ilmu psikologi adalah keinginan individu untuk menginspirasi mereka untuk melakukan tindakan atau sesuatu yang menjadi dasar atau alasan mengapa seseorang berperilaku. Motivasi dalam psikologi kerja dapat diartikan sebagai keinginan atau kebutuhan yang mewakili latar belakang seseorang sehingga mereka dipaksa untuk bekerja.

4. Kekuatan Motif bisa Menurun, Motivasi bisa Menjadi Dorongan
Dalam psikologi, motif adalah proses psikologis yang mendorong orang untuk melakukan sesuatu. Dalam psikologi, motivasi bisa datang dari dalam dan luar.

Dalam psikologi, motif cenderung berkurang kekuatannya ketika pemenuhannya dipenuhi atau dihambat. Kepuasan akan suatu kebutuhan dapat terhalang dan orang tersebut menjadi frustrasi. Tetapi ada juga yang terus-menerus mengatasi rintangan ini dan akhirnya berhasil.

5. Motif dan Motivasi Sama Sama Dimiliki Seseorang
Setiap orang memiliki banyak dorongan di dalamnya. Perubahan terkadang mengubah apa yang menjadi faktor pendorong orang. Setiap orang dengan keinginan yang berbeda memiliki motivasi yang berbeda.

Tidak disadari oleh orang, terkadang orang tidak menyadari bahwa ada sesuatu yang mendorong mereka untuk melakukan sesuatu. Motivasi adalah suatu kondisi dalam diri seseorang yang mengarahkan keinginan orang untuk melakukan kegiatan tertentu untuk mencapai tujuan. (Adi)