February 26, 2024
Kendala Pemadaman di Pabrik Kertas PT Suparma

Kendala Pemadaman di Pabrik Kertas PT Suparma

Tumpukan kardus bekasnya hampir seluas lapangan sepakbola seluas 40×50 meter, dengan tinggi enam meter. Masing-masing blok sudah ditutup terpal untuk antisipasi titik api tidak menyebar dan evakuasi bahan yang belum terbakar menggunakan alat berat

 

Oleh Imam S Ahmad Bashori Al-Muhajir
Editor Moh Ardi

 

Proses pemadaman kebakaran pabrik kertas PT Suparma di Jalan Raya Mastrip Warugunung Surabaya, belum tuntas sepenuhnya. Proses pemadaman membutuhkan waktu hampir enam jam karena lokasi kebakaran berisi materiel kardus bekas yang mudah terbakar seluas lapangan sepak bola. (Sabtu,23/10/2021)

Dedik Irianto Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya yang menyatakan itu. Sampai pukul 18.40 WIB tadi, petugas PMK masih berjibaku mencari titik api utama di gudang bahan baku kertas yang menurutnya seluas lapangan sepak bola dan berisi tumpukan kardus bekas setinggi enam meter yang mudah terbakar.

“Jadi ini bahan baku tumpukan kardus bekasnya hampir seluas lapangan sepakbola, ada banyak blok begitu seluas 40×50 meter, dengan tinggi enam meter. Sebenarnya masing-masing blok sudah ditutup terpal. Tapi untuk antisipasi titik api tidak menyebar, kami evakuasi bahan yang belum terbakar menggunakan alat berat”, ujarnya.

Kebakaran ini sejak Sabtu siang sekitar pukul 13.00 WIB. Dinas PMK Surabaya menerjunkan lebih dari 10 unit kendaraan pemadam kebakaran dengan sejumlah banyak personel gabungan termasuk dari Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat dan Satpol PP.

“Memang kami tadi menargetkan jam 17.00 WIB sudah selesai. Tapi kami enggak boleh narget waktu. Harus sampai tuntas. Titik api kami perkirakan kurang 2 meter lagi. Tadi sebenarnya sudah dekat. Tapi begitu mau mendekati (lokasi yang diduga api pokok) tumpukan (bahan kardus,red) di atas ambrol. Keterbatasan alat berat juga mempengaruhi kecepatan menembus ke pokok api”, katanya.

Secara umum, kata Dedik, petugas pemadam sudah mampu mengendalikan api. Karena itulah, saat ini unit kendaraan pemadam di tempat kejadian kebakaran (TKK) sudah dikurangi. Dari sebelumnya lebih dari 10 unit kendaraan yang diterjunkan, belum termasuk kendaraan tangki DKRTH Surabaya untuk suplai air, sekarang tinggal lima unit kendaraan PMK yang ada di TKK.

“Sekarang unitnya sudah kami kurangi. Tinggal 5 unit di TKK karena dibantu tim kebakaran dari pabrik sendiri. Sudah kami antisipasi, sudah dilokalisir. Tinggal sedikit lagi. Sebenarnya tidak membahayakan, cuma butuh waktu dan evakuasi barang yang terbakar supaya tidak merambat ke yang lain. Yang belum terbakar kami ambil, kami pindahkan, yang terbakar disiram,” ujarnya.

Dedik mengatakan, Sampai saat ini pemadam belum mengetahui penyebab kebakaran tersebut. Dedik hanya mengatakan, di antara tumpukan kardus bekas bahan kertas PT Suparma itu, petugas mencurigai bahwa api itu muncul dari bawah, di sekitaran tumpukan bahan baku kertas tersebut