February 27, 2024
Menilik Support BUMDESMA kepada BUMDES-BUMDES Se-kecamatan Dukun

Menilik Support BUMDESMA kepada BUMDES-BUMDES Se-kecamatan Dukun

Gresik – Musyawarah Antar Desa (MAD) dalam rangka Laporan pertanggungjawaban (LPJ) tahun 2020 dan perencanaan anggaran tahun 2021 BUMDESMA DUKUN MANDIRI yang digelar dibalai desa Babak bawo dukun gresik dilaksanakan dengan aman, tertib dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Dalam acara tersebut yang dihadiri Sekretaris camat kecamatan dukun, Kasi ekonomi kecamatan dukun, seluruh Kepala Desa sekecamatan dukunm,seluruh pengurus BUMDESMA Dukun Mandiri, beserta pengurus dan kelompok SPP sekecamatan dukun dan kebetulan juga dihadiri LSM ILHAM Nusantara .

Dalam sambutannya Ketua BUMDESMA Dukun Mandiri Nurholis SPd MM dengan sangat antusias dan tetap menjalankan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19, dan dilanjutkan dengan sambutan serta pengarahan sekaligus sebagai pembuka acara MAD yang disampaikan Sekcam Dukun Sampurno untuk mewakili Camat dukun karena berhalangan hadir dikarenakan ada acara Pra Musrenbang di Ujungpangkah bersama DPRD Gresik.

“Penyokong perkembangan perekonomian di kecamatan Dukun, ibu-ibu ini pejuang ekonomi yang mengembangkan perekonomian di desa dan perkembangan Bumdesma lewat BKAD, UPK , Ibu-ibu berbasis Intruksi Mendagri, berbasis mikro”. tutur Sekcam Dukun. [kamis,11/02/2021]

Kegiatan yang dilakukan sejak th 2003-2021 yang digunakan sebagai usaha simpan pinjam Perempuan yang berawal modal dari bantuan pemerintah pada tahun 2003 melalui program PNPM MANDIRI untuk Kecamatan Dukun sebesar Rp. 2,18 Miliar, yang kemudian dikelola sampai dengan sekarang tahun 2021 ini total aktiva sebesar Rp. 8,3 Miliar yang terbagi menjadi aktiva lancar dan aktiva tetap.

Target Pendapatan tahunan BUMDESMA Dukun Mandiri sebesar Rp.1,4 Miliar setelah dikurangi biaya operasional maka Laba tahunan sekitar Rp.1 Miliar.

Keuntungan tersebut sesuai dengan AD/ART BUMDESMA Dukun Mandiri, akan dibagi sebagai sisa hasil Usaha yang terbagi menjadi penambahan modal 40%, deviden kedesa 10%, kegiatan kelembagaan 30%, kegiatan sosial 20%.

Deviden yang dimaksud oleh ketua BUMDESMA adalah dikarenakan modal yang dikelola oleh BUMDESMA adalah modal masyarakat sekecamatan Dukun dan yang menjadi subyek hukum adalah masyarakat desa yang diwakili oleh kepala desa.

“Pengembangan BUMDESMA yang semula hanya berjalan pada SPP sekarang telah melebarkan sayapnya dengan cara memberikan kredit pribadi dengan jaminan. Yang sudah realisasi ada 5 orang pemohon yang masing – masing menerima kredit sebesar Rp. 130.000.000,-“, kata ketua Bumdesma.


Dalam acara tersebut juga ada bagi-bagi hadiah dari pengurus BUMDESMA . Pemberian Hadiah Kepada kelompok SPP terbaik , pembacaan Keputusan BKAD 2020 08/BKAD-2/2021 dan pengumuman 11 kelompok terbaik yang diberi cindera mata disampaikan oleh ketua AKD Kabupaten Gresik Nurul Yatim. diantaranya adalah:
1. Seruni 3 babak Bawo
2. Seruni 1 babak Bawo
3. Anggrek 3 Tirem Enggal.
4. Mawar 3 padang Bandung
5. Anggrek 2 Tirem Enggal
6. Mawar 4 Padang
7. Cemara Mojo petung
8. Lavenda 1 Dukuh Kembar
9. Sedam Malam 1.
10. Seroja Tebuwung
11. Yasmin Wonokerto, a

“Hadiah diserahkan pak Sekcam Dukun dan untuk kelompok yang tidak masuk dalam kelompok terbaik akan ada dorprise khusus buat ibu-ibu”, cetus ketua Bumdesma.

Dalam Rapat pleno MAD. dijelaskan dalam forum bahwa Masa bakti BKAD kurang 1 tahun dan kalau diteruskan kita tidak membentuk pengurus baru , cukup dengan pengurus lama , dan tata tertib dibacakan oleh sekretaris BKAD serta Penetapan Kourum sudah memenuhi syarat 2/3. Jadi rapat pleno tersebut dinyatakan sah.

Dalam acara tersebut Ketua AKD Kabupaten Gresik mengucapkan terimakasih kepada LSM ILHAM Nusantara yang ikut andil dalam memperjuangkan pemberdayaan masyarakat, senada dilontarkan oleh ketua DPRD Gresik. LSM ILHAM Nusantara adalah salah satu Lembaga swadaya masyarakat yang ikut membantu menginspirasi masyarakat dalam pemberdayaan , diantaranya adalah untuk pemberdayaan UMKM agar bisa masuk dalam toko-toko modern.


Kepala desa Bulangan Mudlohan, “mempertanyakan
Bagaimana kerjasama bumdes, mohon untuk pengembangan segmen pertanian, perikanan, umkm untuk recovery ekonomi”.

Mudlohan berharap, “BUMDESMA bisa menjadi suport dan motivator bagi BUMDES-BUMDES lainnya yang ada dikecamatan Dukun. Saya akan mendongkrak perekonomian warga bulangan dan akan saya buktikan bahwa hasil alam kita bisa mencukupi kebutuhan kita apabila kita kelola dengan cerdas. Baik dan benar. Saya akan berusaha semaksimal mungkin agar warga saya tapa beranjak dari rumah sudah berpenghasilan yang cukup”, kata mudlohan.

Harapan saya, “Bumdesma bisa memberikan stimulus pendanaan ke bumdes di desa sekecamatan dukun biar bisa menambah semangat untuk menggeliatkan bentuk UMKM di desa masing-masing sesuai dengan potensi alam dan SDM di desa tersebut. Dan diharapkan sangat Bumdesma selalu kontrol dan memberikan pelatihan baik pelatihan perdagangan . Home industri atau UMKM. Dg cara menggandeng instansi terkait. Dan kepala desa setempat dan sesering mungkin berembuk untuk menyatukan program pemberdayaan desa dengan jenis usaha yg digeluti bumdes biar ada kesinambungan. Jika sudah terafiliasi antara program desa dan bumdesma maka tinggal sistem sharing profit yang disepakati”.

Mudlohan meminta kepada BUMDESMA, “sebagai marketnya para kelompok home industri yang dikelola oleh BUMDES yang ada di desa se-kecamatan Dukun dengan cara menggandeng DISPERINDAG atau dinas terkait lainya dalam mengakomodir semua hasil UMKM bumdes di desa sekecamatan Dukun”.

“Sebab sebuah produk hasil home industri atau UMKM tanpa adanya sebuah market yang baik adalah nol besar akan bisa jalan. Baik nanti dalam tekhnis market bumdesma dukun kerjasama dg Bumdesma se-Jatim atau kerjasama dengan toko toko modern lainnya untuk memberikan suport serta memberikan jaminan atas pemberdayaan masyarakat, karena dengan cara tersebutlah menurut saya dapat memberikan jaminan pemberfayaan teat guna tepat sasaran. Imbuh mudlohan

Dilanjutkan pertanyaan dari Kepala desa Sembungan kidul Munir terkait era pandemi bagaiaman agar suku bunga diharapkan ada penurunan agar tidak menyulitkan masyarakat pengguna spp, munir sangat berharap adanya penurunan suku bunga dalam pengembangan SPP diera pandemi.

Secara terpisah, Ketua umum LSM ILHAM Nusantara memberikan input bahwa, “agar BUMDES bisa berjalan dalam pengembangan ekonomi pedesaan serta menimbang pentingnya pemberdayaan maka dipandang perlu adanya kelompok UMKM yang dinaungi, disuport, dibina oleh BUMDES, kelompok UMKM selanjutnya hanya bertugas memproduksi dan hasil produksi akan disetorkan ke BUMDES yang selanjutnya melalui BUMDESMA pendiatribusian hasil UMKM tersebut dapat dipasarkan ke toko modern berdasarkan perda kabuoaten Gresik Nomor 13 tahun 2011 tentang perlindungan, pemberdayaan pasar tradisional dan penataan pasar modern di kabupaten Gresik”.

“Kami sangat sepakat yang disampaikan oleh saudara Mudlohan dengan semangat membara tadi bahwa kurangnya SDM dari masyarakat kita untuk pemanfaatan SDA, hal itu kenapa dikarenakan kurangnya suport. Gagasan mudlohan patut di suport tidak hanya pemasaran sampai di tingkat kecamatan namun harus ada kerjasama sampai tingkat pusat untuk menumbuhkembangkan ekonomi kerakyatan. Kami akan membantu menyuarakan harapan masyarakat sebagaimana yang disampaikan dalam acara MAD BUMDESMA ini sampai pusat”, katanya.

Menurutnya bahwa, “BUMDESA dalam pengembangan UMKM menggunakan keuangan negara jadi miris kemudian dalam pelaksanaannya tanpa adanya perhatian dari yang terkait”.

“Disinilah kemudian kami mengajak secara bersama sama melalui UMKM yang dinaungi oleh BUMDESA untuk memproduksi sedangkan pemasarannya merupakan tanggungjawab oleh BUMDESMA yang sudah tentunya BUMDESMA akan menggandeng instansi terkait demi untuk mencapai target pemberdayaan masyarakat agar tujuan pemerintah dalam upaya pemberdayaan tercapai, dengan tercapainya pemberdayaan masyarakat otomatis ekonomi kerakyatan akan tertata pastinya berdampak untuk pendapatan asli desa (PADesa) secara otomatis pemangkasan kemiskinan akan teratasi dan masalah diakar rumput akan teratasi pula”, tutupnya.