February 27, 2024
PA Lamongan Terapkan Sistem Daftar Tunggu, Tekan Dispensasi Pernikahan Dini

PA Lamongan Terapkan Sistem Daftar Tunggu, Tekan Dispensasi Pernikahan Dini

Dari sejumlah 237 pasangan remaja yang mengajukan pernikahan tersebut, tercatat sekitar 93,67 persen telah diselesaikan. Sebanyak 220 pengajuan sudah dikabulkan, satu pengajuan dicabut, satu pengajuan digugurkan dan 15 pengajuan lain belum terselesaikan

 

Lamongan  : Sebanyak 237 pasangan remaja mengajukan dispensasi pernikahan dini di Pengadilan Agama  Lamongan, Jawa Timur.

Kebanyakan mereka karena hamil duluan di luar nikah.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun  dari pihak Panitera muda hukum pengadilan agama ( PA ) Lamongan Mazir, Jumat (25/6/2021).

Tercata awal tahun 2021 hingga bulan ini, angka pengajuan dispensasi pernikahan dini sebanyak 237

Pengajuan dispensasi nikah didominasi akibat kasus hamil duluan, namun tidak semuanya hamil diluar nikah.

Terlebih dijelaskan, ketika mengajukan dispensasi pernikahan itu biasanya karena faktor ekonomi.

Hal ini juga terjadi pada remaja yang tidak hamil duluan tapi mengajukan dispensasi

Dengan begitu mereka tidak melanjutkan sekolah, mereka lebih memilih untuk mengakhiri masa lajangnya, setelah mendapat restu orangtua.

Dari sejumlah 237 pasangan remaja yang mengajukan pernikahan tersebut, tercatat sekitar 93,67 persen telah diselesaikan

“Sebanyak 220 pengajuan sudah dikabulkan, satu pengajuan dicabut, satu pengajuan digugurkan dan 15 pengajuan lain belum terselesaikan”, rinci Mazir.

Selama pandemi ini pihaknya hanya membatasi 25 pengajuan per hari.

Diperjelas Mazir, “hal ini dilakukan untuk menekan angka pengajuan dispensasi pernikahan tersebut”.

“Pihaknya kini menerapkan sistem antrian atau daftar tunggu, terlebih untuk mengatasi lonjakan permintaan dispensasi pernikahan”, pungkasnya